Mahasiswi Teknik Mesin POLSUB Masuk 10 Besar di Lomba Fotografi Nasional 2023

Prestasi cemerlang kembali diraih oleh mahasiswa Politeknik Negeri Subang (POLSUB) dalam ajang bergengsi di tingkat nasional. Dua mahasiswi dari Jurusan Teknik Mesin berhasil meraih posisi 10 besar dalam kompetisi fotografi yang menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa teknik tidak hanya terbatas pada bidang rekayasa, tetapi juga meluas ke ranah komunikasi visual yang kreatif.
Prestasi Mahasiswi Teknik Mesin POLSUB di Kompetisi Nasional
Mahasiswi yang dimaksud adalah Siti Padilah dan Dinda Audiatri Syafa, keduanya berasal dari Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Manufaktur. Mereka berhasil menarik perhatian dalam lomba yang bertajuk Euphoria in Creativity (UNITY) 2026 yang diadakan oleh Pusat Ma’had Al-Jami’ah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Dalam kompetisi ini, mereka bersaing dengan banyak peserta dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Tema dan Tujuan Kompetisi
Kompetisi ini mengusung tema “The Power of Social Media and Sustainable Creativity for a Better Tomorrow”. Ajang ini bukan hanya sekadar lomba fotografi, tetapi juga berfungsi sebagai platform strategis untuk mahasiswa dalam mengasah kreativitas, memperkuat narasi visual, serta meningkatkan kemampuan komunikasi dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Dukungan dari Jurusan dan Kampus
Keberhasilan Siti dan Dinda dalam menembus 10 besar menunjukkan kompetisi yang tinggi mahasiswa POLSUB di berbagai bidang, termasuk non-teknis. Susilawati, Ketua Jurusan Teknik Mesin, menekankan betapa pentingnya dorongan bagi mahasiswa untuk aktif dalam kompetisi semacam ini.
“Kami mendukung sepenuhnya partisipasi mahasiswa dalam berbagai lomba, termasuk di bidang fotografi. Ini sangat penting untuk melatih mereka dalam menyampaikan ide, informasi, dan narasi melalui media visual. Dari sini, inovasi yang solutif bisa muncul, sekaligus meningkatkan reputasi POLSUB di tingkat nasional,” jelas Susilawati.
Manfaat Berpartisipasi dalam Kompetisi
Menurut Susilawati, keikutsertaan dalam kompetisi ini merupakan bagian dari strategi untuk meningkatkan pemeringkatan kemahasiswaan. Selain itu, hal ini juga membuka peluang untuk kolaborasi antarperguruan tinggi di Indonesia, memberikan kesempatan lebih luas bagi mahasiswa untuk berkembang.
Pernyataan Siti Padilah
Siti Padilah, salah satu dari finalis, menyatakan rasa bangganya karena dapat membawa nama kampus ke level nasional. Ia menegaskan bahwa dukungan dari kampus dan jurusan sangat berperan dalam perjalanan mereka.
“Kami sangat berterima kasih kepada jurusan dan kampus yang selalu memberikan dukungan. Kami akan terus berusaha meningkatkan kemampuan fotografi kami agar di masa depan bisa meraih hasil yang lebih baik,” ungkap Siti.
Kompetensi yang Ditingkatkan Melalui Fotografi
Melalui partisipasi dalam kompetisi fotografi, mahasiswa tidak hanya mengembangkan keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Ini merupakan elemen penting dalam dunia teknik dan rekayasa yang semakin membutuhkan inovasi dan pemecahan masalah secara kreatif.
- Meningkatkan kemampuan komunikasi visual.
- Memperkuat narasi dalam menyampaikan ide.
- Melatih keterampilan berpikir kreatif.
- Membuka peluang kolaborasi antar mahasiswa dari berbagai universitas.
- Mendorong mahasiswa untuk berprestasi di bidang non-teknis.
Kesimpulan
Keberhasilan Siti Padilah dan Dinda Audiatri Syafa tidak hanya mencerminkan kemampuan individu tetapi juga menunjukkan komitmen POLSUB dalam mendukung pengembangan mahasiswa secara menyeluruh. Dengan berbagai dukungan dan fasilitas yang ada, diharapkan mahasiswa semakin terinspirasi untuk berprestasi di berbagai bidang, termasuk seni dan kreativitas.
➡️ Baca Juga: Penyebab Kebakaran di Regol-Bandung Masih Dalam Proses Penyelidikan Polisi
➡️ Baca Juga: Pemasangan Garis Pembatas di Lokasi Penemuan Tulang Megalit Lembah Napu, Sulteng




