Pertandingan di US Open 2026 menyajikan momen mengejutkan ketika petenis muda asal China, Zheng Qinwen, berhasil mengalahkan unggulan kedelapan, Iga Swiatek, dengan skor 7-5, 6-3. Setelah tertinggal jauh 0-5 di set pertama, Zheng menunjukkan semangat juang yang luar biasa untuk bangkit dan melaju ke perempat final. Sementara itu, juara tahun lalu, Coco Gauff, juga menunjukkan performa baik dengan mengalahkan Iva Jovic dari Amerika Serikat di babak yang sama.
Kebangkitan Zheng yang Mengagumkan
Dalam pertandingan tersebut, Zheng menunjukkan mental yang sangat mengesankan. Setelah tertinggal jauh pada awal set pertama, ia mampu mengubah keadaan secara dramatis. Kemenangan ini menegaskan bahwa Zheng bukan hanya sekedar petenis biasa, tetapi seorang kompetitor yang tangguh di panggung besar.
Dalam tiga hari terakhir, Zheng telah menunjukkan kemampuan luar biasa dengan dua kali bangkit dari posisi 0-5. Hal ini terlihat jelas saat ia melawan Madison Keys, di mana ia juga berhasil mengubah jalannya pertandingan di set penentuan.
Pernyataan Zheng
“Secara psikologis, sangat sulit untuk menerimanya. Saya pernah berada di 10 besar, menjadi juara Olimpiade, dan sejak awal sudah bermain di stadion-stadion besar. Saya harus tetap positif setiap hari, mengatakan kepada diri sendiri, terus bekerja, dan kita lihat kapan hasilnya akan datang,” ungkap Zheng, seperti yang dilaporkan oleh WTA.
Dominasi Awal Swiatek
Di awal pertandingan, Iga Swiatek menunjukkan performa yang sangat dominan. Ia berhasil mengambil delapan dari sembilan poin pertama, langsung unggul 2-0. Mantan petenis nomor satu dunia ini kemudian memperbesar keunggulannya menjadi 5-0, dengan mempertahankan servisnya tanpa kehilangan poin.
Pemulihan Zheng
Namun, Zheng perlahan-lahan menemukan ritmenya. Setelah memperkecil ketertinggalan menjadi 1-5, ia berhasil meraih empat gim berturut-turut dan menyamakan kedudukan menjadi 5-5. Momen ini menjadi titik balik yang signifikan dalam pertandingan.
Setelah menyamakan kedudukan, Zheng mematahkan servis Swiatek, yang membuatnya memimpin 6-5 sebelum akhirnya mengamankan set pembuka. Ini merupakan momen yang krusial dan menunjukkan ketahanan mental serta keterampilan Zheng.
Tekanan di Set Kedua
Pada set kedua, Zheng kembali menghadapi tantangan ketika Swiatek memiliki dua peluang untuk melakukan break saat kedudukan 3-2. Namun, Zheng mampu mengatasi tekanan tersebut dan menyamakan kedudukan menjadi 3-3.
Peluang Mengubah Jalannya Pertandingan
Setelah menyamakan kedudukan, Zheng tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk mematahkan servis Swiatek pada gim ketujuh. Ia melakukan pukulan backhand winner yang sangat akurat, mengubah momentum pertandingan ke arahnya.
Meskipun Swiatek sempat menyelamatkan tiga match point, dua kesalahan backhand berturut-turut menjadi akhir dari perjalanan Swiatek di turnamen ini. Kemenangan Zheng ini bukan hanya sebuah pencapaian pribadi, tetapi juga sebuah sejarah dalam dunia tenis.
Pencapaian Bersejarah Zheng
Kemenangan ini memperbaiki catatan Zheng atas Swiatek menjadi 2-7. Zheng menjadi pemain yang lolos kualifikasi atau berstatus lucky loser pertama yang berhasil mengalahkan Swiatek di turnamen Grand Slam.
Lebih dari itu, Zheng juga menjadi petenis kualifikasi pertama yang mencapai perempat final tunggal putri di US Open sejak Emma Raducanu melakukannya pada 2021. Ini menunjukkan bahwa Zheng memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi dalam dunia tenis.
Coco Gauff Melaju Kembali
Di sisi lain, Coco Gauff berhasil melanjutkan perjalanannya di turnamen ini setelah mengalahkan sesama petenis Amerika, Iva Jovic, dengan skor 6-1, 6-4. Gauff menunjukkan performa yang solid dan efektif dalam waktu satu jam 33 menit, memastikan tempatnya di perempat final.
Analisis Pertandingan Gauff
Gauff tampil percaya diri dan mampu mengendalikan permainan dari awal hingga akhir. Ia berhasil memanfaatkan kesalahan lawan dan memainkan strategi yang efektif untuk mengamankan kemenangan. Dengan penampilan seperti ini, Gauff berpotensi besar untuk melaju lebih jauh di turnamen.
- Gauff menunjukkan permainan agresif sejak awal.
- Ia mampu memanfaatkan setiap peluang yang ada.
- Waktu pertandingan yang efisien menunjukkan efisiensi Gauff.
- Gauff menjadi salah satu petenis yang diunggulkan di US Open tahun ini.
- Dengan performa ini, ia mengincar gelar juara kedua berturut-turut.
Kesimpulan Dari Pertandingan Hari Ini
Hari ini di US Open 2026 menjadi saksi kebangkitan Zheng Qinwen yang mengejutkan dengan mengalahkan Iga Swiatek, serta kelanjutan perjalanan Coco Gauff yang menunjukkan bahwa ia layak diperhitungkan. Pertandingan ini tidak hanya menampilkan keterampilan yang luar biasa, tetapi juga menunjukkan semangat juang yang tinggi dari kedua petenis. Dengan kehadiran Zheng di perempat final dan Gauff yang terus melaju, US Open tahun ini semakin menarik untuk diikuti.
➡️ Baca Juga: Lirik dan Makna Lagu “Kids” oleh Hindia tentang Kesedihan Kehilangan Kucing Kesayangan
➡️ Baca Juga: Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Istana Merdeka, Menggugah Semangat Indonesia Berdaulat dan Makmur
