Universitas Tarakanita Cetak 126 Wisudawan Perdana di Tahun 2026 sebagai Pengganti STARKI

Pada tanggal 18 April 2026, Universitas Tarakanita melaksanakan wisuda pertamanya setelah resmi bertransformasi dari STARKI. Acara ini mengusung tema yang sangat bermakna, yakni “Cerdas dalam Pengetahuan, Berintegritas dalam Tindakan, Bermakna dalam Kontribusi.” Wisuda ini tidak hanya menandai pencapaian akademik, tetapi juga menjadi titik awal tanggung jawab baru bagi para lulusan untuk berkontribusi secara nyata kepada masyarakat. Ini merupakan langkah penting bagi Universitas Tarakanita dalam mengukuhkan posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul, berintegritas, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
Transformasi dari STARKI ke Universitas Tarakanita
Perubahan status menjadi universitas ini terjadi pada tanggal 23 September 2025, yang menandai babak baru dalam perjalanan akademik institusi. Dalam wisuda perdana ini, Universitas Tarakanita berhasil meluluskan 126 wisudawan, terdiri dari 69 lulusan Diploma III Sekretari dan 57 lulusan Sarjana S1 Ilmu Komunikasi. Momen ini sekaligus menjadi penting karena merupakan wisuda terakhir bagi 101 lulusan STARKI serta yang pertama bagi 25 lulusan Universitas Tarakanita.
Dengan transformasi ini, Universitas Tarakanita berkomitmen untuk tidak hanya mencetak lulusan yang berprestasi, tetapi juga individu yang siap memberikan kontribusi nyata di masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa keberhasilan akademik harus diimbangi dengan tanggung jawab sosial.
Penguatan Karakter Lulusan
Universitas Tarakanita berupaya membentuk karakter lulusan yang kokoh, sejalan dengan tema wisuda yang diusung. Institusi ini percaya bahwa pendidikan bukan hanya tentang pengetahuan akademis, tetapi juga tentang integritas dan kontribusi yang berarti. Melalui kerangka pendidikan yang holistik, Universitas Tarakanita berusaha untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki moral yang tinggi dan kesiapan untuk menghadapi tantangan zaman.
- Pendidikan yang berorientasi pada karakter
- Integritas sebagai nilai utama
- Kontribusi nyata untuk masyarakat
- Kesiapan menghadapi tantangan global
- Pengembangan soft skills dan hard skills
Akreditasi dan Program Studi
Universitas Tarakanita memperoleh akreditasi B dari BAN-PT, yang menunjukkan kualitas pendidikan yang terus ditingkatkan. Saat ini, institusi ini menawarkan enam program studi, yaitu:
- D3 Sekretari
- S1 Ilmu Komunikasi
- S1 Bisnis Digital
- S1 Informatika
- S1 Sistem Informasi
- S1 Teknik Sipil
Setiap program studi dirancang untuk memenuhi kebutuhan pasar dan perkembangan teknologi terkini. Universitas ini juga memiliki 88 mitra strategis yang mendukung kegiatan akademik dan penelitian, serta mengadakan 54 kegiatan pengabdian masyarakat. Ini adalah bagian dari upaya untuk menjadikan pendidikan lebih relevan dan aplikatif.
Peningkatan Kualitas Dosen dan Penelitian
Peningkatan kualifikasi dosen merupakan salah satu fokus utama Universitas Tarakanita. Dengan pengelolaan tujuh media publikasi ilmiah, institusi ini berusaha untuk meningkatkan produktivitas akademik dan penelitian. Selain itu, kuliah tamu dengan narasumber dari dalam dan luar negeri menjadi salah satu cara untuk memperluas wawasan mahasiswa dan dosen.
Selama periode 2025/2026, Universitas Tarakanita berhasil mencetak 45 karya penelitian dosen dan 60 luaran publikasi ilmiah. Hal ini menunjukkan komitmen institusi untuk berkontribusi dalam dunia akademik serta pengembangan ilmu pengetahuan.
Pernyataan dari Pimpinan Universitas dan Tamu Undangan
Dalam acara wisuda, Rektor Universitas Tarakanita menggarisbawahi bahwa kelulusan bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga momen penting yang menuntut para lulusan untuk berkontribusi kepada masyarakat. Tema yang diusung, “Cerdas dalam Pengetahuan, Berintegritas dalam Tindakan, Bermakna dalam Kontribusi,” menjadi fondasi bagi para lulusan untuk menghadapi tantangan di masa depan.
Brian Yuliarto, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, menyampaikan apresiasi terhadap para lulusan yang telah menyelesaikan pendidikan mereka. Ia menekankan bahwa wisuda adalah awal dari peran baru di tengah masyarakat. Menurutnya, tantangan yang dihadapi lulusan perguruan tinggi saat ini mengharuskan mereka untuk tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga integritas dan kemampuan untuk memberikan kontribusi yang berarti bagi bangsa.
Pesan dari Tokoh Masyarakat
Ucapan selamat juga disampaikan oleh Pramono Anung Wibowo, Gubernur DKI Jakarta, yang berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan dapat bermanfaat bagi para lulusan di masa depan. Sementara itu, Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, berharap para wisudawan dapat menginspirasi dan berkontribusi lebih banyak untuk masyarakat.
Prof. Dr. Ir. Tezara Cionita dari SEGi University menambahkan bahwa wisuda adalah awal dari pembelajaran sepanjang hayat. Ia berharap Universitas Tarakanita akan terus berkembang menjadi institusi pendidikan yang berkelas dunia, serta memperkuat kemitraan dengan institusi lain melalui kolaborasi yang lebih luas.
Komitmen Universitas Tarakanita ke Depan
Melalui wisuda ini, Universitas Tarakanita menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh sebagai institusi pendidikan tinggi yang mengedepankan mutu akademik, integritas, dan kontribusi nyata. Wisuda perdana ini menjadi simbol penting dari transisi dari STARKI menuju masa depan yang lebih baik dan lebih relevan bagi masyarakat.
Dengan fondasi yang kuat, Universitas Tarakanita siap menghadapi tantangan di era globalisasi dan inovasi yang cepat. Institusi ini berkomitmen untuk menciptakan lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga menjadi agen perubahan bagi masyarakat dan bangsa.
➡️ Baca Juga: Penumpang Terjatuh dari Kapal dalam Perjalanan Situbondo ke Madura
➡️ Baca Juga: Karier He Lan Dou: Meningkat Pesat di Dunia Akting yang Menjanjikan




