Kang DS Dukung Pos PAM Lembur Kaheman Polresta Bandung untuk Pengamanan Mudik yang Optimal

Dalam upaya untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik selama perayaan Idul Fitri 1447 H, Bupati Bandung, Dadang Supriatna, bersama dengan Forum Koordinasi Perangkat Daerah (Forkopimda), melakukan pemantauan di jalur mudik dan Posko Pengamanan Operasi Ketupat Lodaya. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 18 Maret 2026, sebagai bagian dari persiapan menghadapi lonjakan pemudik di wilayah Kabupaten Bandung.
Pos PAM Lembur Kaheman: Inovasi Berbasis Kearifan Lokal
Bupati Dadang Supriatna memberikan penghargaan terhadap Pos Pelayanan Terpadu atau Pos PAM Lembur Kaheman yang terletak di Darmaga Sunda Nagreg. Pos ini tidak hanya berfungsi sebagai titik pengamanan, tetapi juga mengusung nilai-nilai kearifan lokal dengan desain bangunan yang terinspirasi dari rumah bilik bambu. Ini menjadi simbol budaya Sunda yang diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi para pemudik.
“Pos Pam Lembur Kaheman Polresta Bandung ini adalah contoh nyata inovasi yang mengedepankan budaya lokal. Pemudik yang merasa lelah saat dalam perjalanan dapat beristirahat di pos ini, sementara di sini juga tersedia pertunjukan seni dan budaya dari Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung,” ungkap Bupati Dadang.
Pentingnya Istirahat bagi Pemudik
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dadang Supriatna mengingatkan kepada para pemudik untuk tidak ragu beristirahat jika merasa lelah. “Silakan manfaatkan pos pengamanan dan tempat-tempat istirahat yang ada. Kesehatan dan keselamatan Anda adalah yang utama,” tegasnya.
Volume Arus Mudik yang Meningkat
Berkenaan dengan jumlah kendaraan yang melintasi Jalur Nagreg, Bupati menyampaikan bahwa ada peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun lalu. Pada H-3 menjelang Idul Fitri, jumlah kendaraan yang terpantau mencapai 67 ribu unit, meningkat sekitar 10% dari tahun sebelumnya yang hanya 60 ribu kendaraan.
“Kenaikan ini menunjukkan antusiasme masyarakat untuk mudik. Kami optimis arus mudik di Kabupaten Bandung akan berjalan dengan lancar dan tertib,” lanjut Kang DS, sapaan akrab Bupati Dadang.
Persiapan Pengamanan Arus Mudik
Untuk menjaga kelancaran dan keamanan selama arus mudik, telah dikerahkan sebanyak 1.778 personil pengamanan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, serta Dinas Perhubungan. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali selama periode mudik.
- 1. Personil gabungan dari Polri dan TNI
- 2. Dinas Perhubungan terlibat aktif
- 3. Pengawasan di titik-titik rawan
- 4. Penyediaan fasilitas umum di pos-pos pengamanan
- 5. Pertunjukan seni budaya untuk menghibur pemudik
Kesiapan Pemerintah Kabupaten Bandung
Kang DS menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung siap memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pemudik, termasuk dalam proses arus balik nanti. “Kami berkomitmen untuk memastikan setiap pemudik merasa aman dan nyaman saat melintasi wilayah kami,” ujarnya.
Sinergi antara Berbagai Pihak
Kapolresta Bandung, Kombes Pol Aldi Subartono, menekankan bahwa keberhasilan dalam menangani arus mudik tidak bisa dicapai hanya oleh kepolisian saja. Sinergi yang kuat antara semua pihak yang terlibat, termasuk Forkopimda, menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman bagi masyarakat.
“Kami sangat menghargai dukungan dari Bupati dan semua pihak terkait. Kerjasama ini penting agar kita bisa melaksanakan tugas dengan baik, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang bertujuan untuk mudik,” ungkap Kapolresta.
Fasilitas dan Layanan di Pos PAM Lembur Kaheman
Di Pos PAM Lembur Kaheman, pemudik tidak hanya bisa beristirahat, tetapi juga menikmati berbagai fasilitas yang disediakan. Beberapa layanan yang dapat dinikmati pemudik antara lain:
- Fasilitas ruang istirahat yang nyaman
- Area pertunjukan seni dan budaya
- Penyediaan makanan dan minuman ringan
- Panduan dan informasi seputar jalur mudik
- Pelayanan kesehatan darurat
Dengan adanya berbagai fasilitas ini, diharapkan pemudik dapat merasa lebih tenang dan nyaman saat melanjutkan perjalanan mereka ke kampung halaman.
Pentingnya Keselamatan Selama Mudik
Selama periode mudik, keselamatan di jalan menjadi prioritas utama. Bupati Dadang Supriatna mengimbau kepada seluruh pemudik untuk tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan mengutamakan keselamatan. “Jangan terburu-buru. Pastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum berangkat, dan patuhi semua aturan yang ada,” pesannya.
Peran Masyarakat dalam Menciptakan Keamanan
Keterlibatan masyarakat juga sangat penting dalam menciptakan suasana aman selama arus mudik. Bupati mengajak warga untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing. “Mari kita sama-sama menciptakan suasana yang aman dan kondusif. Jika ada yang mencurigakan, segera laporkan kepada petugas,” ajaknya.
Dukungan dari Stakeholder Lain
Selain dukungan dari pemerintah dan kepolisian, partisipasi dari berbagai stakeholder juga sangat diperlukan. Termasuk pihak swasta yang dapat memberikan kontribusi dalam penyediaan fasilitas dan layanan. “Kami mengajak semua pihak untuk bersinergi demi kelancaran arus mudik ini,” tutup Kapolresta.
Harapan untuk Tahun Mendatang
Bupati Dadang Supriatna berharap agar pengalaman dari tahun ini dapat menjadi evaluasi untuk peningkatan kualitas layanan di tahun-tahun mendatang. “Semoga setiap tahun kita dapat terus meningkatkan pelayanan dan fasilitas untuk pemudik, sehingga perjalanan mereka menjadi lebih baik lagi,” harapnya.
Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat, diharapkan arus mudik tahun ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan nyaman bagi semua pemudik yang melintasi Kabupaten Bandung.
➡️ Baca Juga: OPPO Find N6 Diluncurkan Resmi dengan Inovasi Layar Lipatan Tanpa Jejak Bekas
➡️ Baca Juga: Berita Terkini: Heeseung Resmi Tinggalkan Grup ENHYPEN
