27 Armada Baru Trans Semarang Siap Beroperasi di Era Bus Listrik yang Berkelanjutan

Di era modern ini, keberlanjutan telah menjadi fokus utama dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam transportasi publik. Semarang, sebagai salah satu kota besar di Indonesia, siap melangkah menuju masa depan yang lebih bersih dan ramah lingkungan dengan peluncuran armada baru Trans Semarang. Sebanyak 27 unit bus listrik baru diluncurkan dalam rangka merayakan Hari Perhubungan Nasional 2026 di halaman Balai Kota Semarang. Langkah ini tidak hanya mencerminkan komitmen kota terhadap peremajaan armada, tetapi juga upaya untuk mengurangi dampak lingkungan dari transportasi umum.
Transformasi Armada Baru Trans Semarang
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mengungkapkan bahwa peluncuran armada baru ini merupakan bagian dari rencana peremajaan 132 unit bus dari total 284 unit yang ditargetkan selesai pada tahun 2026. Ini adalah langkah signifikan dalam usaha menghadirkan layanan transportasi publik yang lebih modern, inklusif, dan ramah lingkungan.
Dengan menambah armada yang lebih bersih, Trans Semarang berupaya menurunkan emisi gas rumah kaca melalui penggantian kendaraan lama yang tidak efisien. Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kualitas udara serta kesehatan masyarakat.
Komitmen Mengurangi Emisi
Wali Kota mengajak partisipasi masyarakat untuk melaporkan bus operasional yang masih mengeluarkan asap tebal. Ini merupakan langkah penting agar armada yang tidak memenuhi standar emisi dapat segera diganti. “Menghilangkan semua bus beremisi sekaligus mungkin terlalu drastis. Tetapi kami berkomitmen untuk mengurangi secara bertahap, mengganti satu per satu bus yang berpolusi dengan yang baru hingga seluruh armada menjadi bersih,” ujarnya.
Spesifikasi Armada Baru
Bus listrik yang diperkenalkan adalah tipe “low deck” dengan panjang 12 meter, hasil kolaborasi antara PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk dan PT Laksana Bus Manufaktur. Bus ini dirancang untuk beroperasi di Koridor I dengan rute Terminal Mangkang hingga Terminal Penggaron, menghubungkan bagian barat dan timur Kota Semarang.
Armada ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mampu mengangkut hingga 60 penumpang. Desainnya yang inklusif memberikan akses yang mudah bagi penyandang disabilitas dan warga dengan mobilitas terbatas.
Keunggulan Bus Listrik
Bus listrik ini menawarkan berbagai keuntungan, antara lain:
- Tanpa emisi gas buang langsung, menjadikannya lebih bersih untuk lingkungan.
- Operasional dengan tingkat kebisingan yang lebih rendah, menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi penumpang.
- Masyarakat dapat melihat langsung penggunaan kendaraan listrik dalam layanan transportasi publik, meningkatkan kesadaran akan keberlanjutan.
- Pengisian daya yang efisien, mengurangi kekhawatiran tentang daya baterai yang menurun.
- Memberikan alternatif mobilitas yang lebih baik bagi masyarakat.
Masyarakat dan Transformasi Transportasi
Transformasi transportasi publik ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga Semarang. Wali Kota menekankan pentingnya penerapan teknologi yang berkelanjutan dalam sistem transportasi. “Kami berharap transformasi ini memberikan pilihan mobilitas yang lebih baik bagi masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih sehat dan berkelanjutan,” imbuhnya.
Peran VKTR Dalam Proyek Ini
Direktur Utama VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, Ardie Bakrie, memberikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Kota Semarang dalam mentransformasi sistem transportasi publik. Kerjasama ini diharapkan dapat menjadi model bagi kota-kota lain di Indonesia dalam mengimplementasikan bus listrik dan mempercepat transisi menuju sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan.
Dengan peluncuran armada baru Trans Semarang yang berbasis bus listrik ini, diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju sistem transportasi yang lebih efisien dan berkelanjutan. Melalui inisiatif ini, Semarang tidak hanya berinvestasi dalam transportasi publik, tetapi juga berkontribusi pada visi global untuk mengurangi emisi karbon dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih bagi generasi mendatang.
➡️ Baca Juga: 45 KK Terisolasi di Manggarai Timur Terima Bantuan Pascagempa yang Mengguncang
➡️ Baca Juga: Live Streaming Piala AFF Futsal 2026: Timnas Indonesia vs Malaysia di MNCTV




