BPJS Kesehatan Buka Posko Mudik di 8 Lokasi Strategis 13-26 Maret 2026

BPJS Kesehatan akan membuka posko mudik yang beroperasi selama periode Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mulai dari 13 hingga 26 Maret 2026. Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan layanan kesehatan tetap tersedia bagi masyarakat yang melakukan perjalanan pulang kampung.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito, mengungkapkan bahwa posko-posko tersebut akan ditempatkan di lokasi-lokasi yang memiliki lalu lintas tinggi. Informasi ini disampaikan dalam konferensi pers yang berlangsung di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada 9 Maret 2026.
Layanan yang disediakan di Posko Mudik BPJS Kesehatan mencakup berbagai fasilitas yang dirancang untuk membantu pemudik yang mungkin mengalami masalah kesehatan selama perjalanan.
Pujo menjelaskan, posko mudik BPJS Kesehatan akan memberikan bantuan kepada para pemudik yang mungkin mengalami kelelahan atau keluhan kesehatan lainnya. Di antara layanan yang ditawarkan adalah konsultasi kesehatan, fasilitas relaksasi, pemeriksaan kesehatan dasar, penyediaan obat-obatan, layanan ambulans, serta pertolongan pertama untuk kondisi darurat.
“Dari tanggal 13 hingga 26 Maret, kami akan membuka posko mudik di delapan lokasi yang kami anggap memiliki kepadatan lalu lintas yang signifikan,” ujar Prihati Pujowaskito.
Adapun delapan lokasi posko mudik BPJS Kesehatan yang disiapkan adalah:
Pujo menambahkan bahwa pemilihan lokasi posko didasarkan pada tingkat keramaian dan kepadatan lalu lintas, agar masyarakat dapat dengan mudah beristirahat dan memanfaatkan layanan yang disediakan. Ia juga menekankan bahwa akses layanan kepesertaan akan tetap mudah selama masa Lebaran.
“Kami pastikan bahwa para direktur dan petugas kami akan melakukan pengecekan kesiapan di lapangan,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, Abdi Kurniawan Purba, menegaskan bahwa peserta JKN dapat mengakses layanan kesehatan meskipun berada di luar daerah domisili mereka. Jika Puskesmas, klinik, atau dokter keluarga yang terdaftar dalam kepesertaan sedang tutup atau peserta berada di luar kota, pelayanan kesehatan tetap dapat diperoleh di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang merupakan mitra BPJS Kesehatan.
“Peserta dapat mengakses informasi mengenai fasilitas kesehatan yang tetap beroperasi selama periode libur Lebaran melalui Aplikasi Pencarian Fasilitas Kesehatan (Aplicares), yang dapat membantu menemukan lokasi fasilitas kesehatan terdekat,” jelas Abdi.
BPJS Kesehatan juga berkomitmen untuk memastikan keberlanjutan pelayanan bagi peserta yang memiliki penyakit kronis, termasuk bagi peserta Program Rujuk Balik (PRB). Dalam hal ini, peserta dapat memperoleh obat-obatan untuk penyakit kronis di rumah sakit maupun obat untuk peserta PRB di FKTP sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Terapi yang sedang dijalani peserta akan tetap berjalan tanpa hambatan selama periode libur Lebaran,” pungkas Abdi.
Informasi lebih lanjut mengenai pembukaan posko mudik dan layanan yang tersedia dapat diakses oleh masyarakat untuk memastikan bahwa mereka mendapatkan dukungan kesehatan yang dibutuhkan selama perjalanan mereka.
➡️ Baca Juga: Interpretasi Lagu ‘Dara’, Ekspresi Kasih Vidi Aldiano kepada Sheila Dara
➡️ Baca Juga: Gol Penyelamat Josh Acheampong Bawa Chelsea ke Extra Time Piala FA Melawan Wrexham



