kpkgg
Ekonomi

Rinjani Travel Mart Meningkat, Target Transaksi Mencapai Rp20 Miliar

Dalam upaya mendorong pengembangan pariwisata di Nusa Tenggara Barat, Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) NTB telah merencanakan acara tahunan yang sangat dinanti, Rinjani Travel Mart (RTM) 2026. Acara yang akan berlangsung dari tanggal 13 hingga 15 Oktober 2026 ini menargetkan nilai transaksi paket wisata mencapai Rp20 miliar. Ini merupakan langkah strategis untuk menarik perhatian para pelaku industri pariwisata baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Target Ambisius Rinjani Travel Mart

Ketua Asita NTB, Sellywati, menjelaskan bahwa RTM ke-7 ini diharapkan dapat dihadiri oleh sekitar 100 buyers dan sellers dari berbagai wilayah, termasuk negara-negara seperti Jepang, Amerika Serikat, Tiongkok, Malaysia, Uni Emirat Arab, dan Timor Leste. Dengan partisipasi yang luas ini, diharapkan dapat tercipta sinergi yang positif dalam mempromosikan potensi wisata yang dimiliki NTB.

Meningkatkan Kunjungan Wisatawan

Sellywati menegaskan bahwa RTM bukan hanya sekedar ajang transaksi, namun juga menjadi platform untuk memperkenalkan dan mempromosikan destinasi unggulan di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Ia mengharapkan, melalui acara ini, jumlah kunjungan wisatawan ke NTB dapat meningkat secara signifikan, yang pada gilirannya akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

Visi Pemerintah Provinsi NTB untuk menjadi daerah yang makmur dan dikenal secara global sangat sejalan dengan program unggulan di sektor pariwisata. Hal ini menunjukkan bahwa pariwisata bukan hanya sekadar sumber pendapatan, tetapi juga berperan penting dalam membangun komunitas yang lebih sejahtera.

Optimisme Target Transaksi

Dengan target transaksi Rp20 miliar, Sellywati optimis bahwa angka tersebut dapat meningkat menjadi Rp30 miliar, mengingat keberagaman jenis buyers yang hadir. Hal ini menunjukkan bahwa minat terhadap paket wisata dari NTB semakin meningkat, sehingga peluang untuk mencapai target yang lebih tinggi pun semakin terbuka lebar.

Antusiasme Peserta

Minat dari para buyers untuk berpartisipasi dalam RTM tahun ini sangat menggembirakan. Sellywati mencatat bahwa animo yang tinggi ini terlihat dari kehadiran banyak buyers dari berbagai negara, yang siap untuk melakukan transaksi di acara tersebut. Ini menjadi indikasi bahwa kualitas dan daya tarik paket wisata yang ditawarkan NTB semakin diakui di kancah internasional.

  • Peserta dari berbagai negara siap bertransaksi.
  • Keberagaman buyers meningkatkan peluang penjualan.
  • Target penjualan meningkat dibandingkan tahun lalu.
  • Kualitas paket wisata menarik perhatian global.
  • Ekonomi lokal diharapkan terdampak positif.

Paket Wisata yang Dikenalkan

Tahun lalu, fokus kegiatan RTM terletak di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah. Namun, pada tahun ini, destinasi yang menjadi sorotan adalah Gili Trawangan dan Senaru, Lombok Utara. Paket wisata yang ditawarkan mencakup seluruh destinasi menarik yang ada di NTB, memberikan banyak pilihan kepada calon wisatawan.

Destinasi Unggulan NTB

Paket yang disediakan tidak hanya terbatas pada satu lokasi, tetapi mencakup berbagai tempat menarik. Misalnya, untuk Pulau Sumbawa, ada paket Hiu Paus dan Pantai Lakey di Dompu, sementara Pulau Lombok menawarkan paket ke Gili Trawangan dan destinasi lainnya. Semua paket ini dirancang untuk menarik minat wisatawan dari mancanegara.

Komitmen terhadap Pariwisata Berkelanjutan

Ketua Panitia RTM 2026, Dewantoro Umbu Joka, menambahkan bahwa kegiatan RTM tahun ini juga bertujuan untuk mendukung pariwisata berkelanjutan. Ini sejalan dengan inisiatif Kerja Sama Regional Bali-NTB-NTT (KR-BNN) yang melibatkan pelaku industri pariwisata dari ketiga provinsi. Keterlibatan berbagai pihak menunjukkan komitmen bersama untuk memajukan sektor pariwisata yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Dengan dukungan dari berbagai elemen, diharapkan pertumbuhan pariwisata di NTB dapat terus meningkat, memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal dan masyarakat setempat. Ini adalah langkah penting untuk memastikan bahwa pariwisata di NTB tidak hanya tumbuh, tetapi juga memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi semua pihak yang terlibat.

➡️ Baca Juga: Cara Efektif Mengatur Notifikasi Grup Chat di Android Agar Tak Mengganggu Aktivitas Sehari-hari

➡️ Baca Juga: Teknik Intersep Bola yang Efektif untuk Menghentikan Serangan Lawan Tangguh

Related Articles

Back to top button