QRIS Kini Tersedia di Tiongkok, Memperluas Akses Pembayaran Digital Global

Jakarta – Bank Indonesia (BI) telah meluncurkan implementasi QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) yang terhubung dengan Tiongkok. Dengan langkah ini, QRIS kini terintegrasi dengan enam negara, termasuk Malaysia, Singapura, Thailand, Jepang, dan Korea Selatan. Inisiatif ini bertujuan untuk mempermudah transaksi keuangan lintas batas, yang semakin penting di era digital saat ini.
Memperkenalkan QRIS di Tiongkok
Gubernur BI, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa masing-masing individu yang bepergian ke Tiongkok atau warga Tiongkok yang berkunjung ke Indonesia tidak perlu lagi mengandalkan uang tunai. Cukup menggunakan smartphone, mereka dapat melakukan transaksi dengan mudah. “Dengan QRIS, kita bisa membeli berbagai kebutuhan tanpa kerepotan,” ujarnya saat acara peluncuran di Grha Bhasvara Icchan, Jakarta.
Dukungan Diplomatik
Dalam acara tersebut, Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia, Wang Lutong, memberikan ucapan selamat kepada Gubernur Perry atas pencapaian ini. Ia menekankan pentingnya kolaborasi di sektor keuangan antara kedua negara. “Keberhasilan ini mencerminkan kemajuan luar biasa dalam hubungan ekonomi dan perdagangan kita,” tambahnya.
Transformasi Sektor Perbankan
Lutong juga menyoroti perubahan cepat yang terjadi di dunia, terutama dalam sektor perbankan. “Kita harus bersikap adaptif terhadap inovasi, digitalisasi, dan kecerdasan buatan. Penting bagi kita untuk meningkatkan investasi dalam keterampilan teknologi,” ungkapnya, menegaskan bahwa perubahan ini adalah kunci untuk masa depan yang lebih baik.
Jadwal Peluncuran Resmi
Peluncuran resmi QRIS di Tiongkok dijadwalkan berlangsung di Beijing pada bulan Juni mendatang. Namun, sejak peluncuran awal, masyarakat di kedua negara sudah dapat memanfaatkan sistem pembayaran berbasis QR Code ini. Hal ini diharapkan dapat mempercepat adopsi teknologi pembayaran yang lebih efisien.
Platform Pembayaran yang Tersedia
Selama tahap soft launching, platform yang telah terintegrasi dengan QRIS adalah Alipay dan UnionPay. Setelah peluncuran resmi, diharapkan akan ada lebih banyak platform yang dapat digunakan, memperluas pilihan bagi pengguna. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih dalam melakukan transaksi lintas negara.
Partisipasi Penyedia Layanan
Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta, mengungkapkan bahwa terdapat 24 penyelenggara di Indonesia yang berpartisipasi dalam implementasi QRIS lintas negara. Ini terdiri dari 16 bank dan delapan lembaga non-bank. Partisipasi yang luas ini menunjukkan komitmen sektor keuangan Indonesia untuk mendukung digitalisasi.
- 16 bank lokal
- 8 lembaga non-bank
- 24 penyelenggara secara keseluruhan
- Partisipasi aktif dalam adopsi QRIS
- Peningkatan transaksi lintas negara
Penyelenggara QRIS di Tiongkok
Di Tiongkok, terdapat 19 penyelenggara yang berkontribusi pada penggunaan QRIS dalam transaksi antara Indonesia dan Tiongkok. Sebelum tahap soft launching ini, BI telah melakukan serangkaian uji coba untuk memastikan sistem berjalan dengan efektif. Uji coba tersebut menunjukkan hasil yang menjanjikan.
Antusiasme Masyarakat
Filianingsih melaporkan bahwa selama uji coba, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Tercatat bahwa volume transaksi mencapai 1,64 juta, dengan nilai nominal mencapai Rp556 miliar. Angka ini menunjukkan potensi besar dari QRIS sebagai metode pembayaran digital yang efisien.
Manfaat QRIS bagi Pengguna
Keberadaan QRIS di Tiongkok menawarkan berbagai manfaat bagi pengguna, baik bagi wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Tiongkok maupun warga Tiongkok yang ingin bertransaksi di Indonesia. Beberapa keuntungan yang akan dirasakan antara lain:
- Pembayaran yang lebih cepat dan mudah
- Pengurangan penggunaan uang tunai
- Transaksi yang lebih aman
- Integrasi dengan berbagai platform pembayaran
- Dukungan untuk transaksi internasional
Mendorong Ekonomi Digital
QRIS diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi digital di kedua negara. Dengan mempermudah transaksi antara Indonesia dan Tiongkok, potensi perdagangan dan investasi akan meningkat. Selain itu, QRIS juga diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan dengan sistem pembayaran yang lebih efisien.
Inovasi Berkelanjutan dalam Teknologi Keuangan
Melihat ke depan, inovasi dalam teknologi keuangan akan terus berkembang. QRIS merupakan langkah awal untuk menciptakan ekosistem pembayaran yang lebih terintegrasi di Asia. Kerja sama antara kedua negara dalam bidang ini sangat penting untuk meningkatkan daya saing di pasar global.
Kesimpulan Sementara
Dengan peluncuran QRIS di Tiongkok, Bank Indonesia menunjukkan komitmennya untuk memperluas akses pembayaran digital di tingkat global. Inisiatif ini tidak hanya memudahkan transaksi tetapi juga membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi di era digital. Dengan dukungan dari berbagai pihak dan partisipasi aktif dalam inovasi teknologi, QRIS siap menjadi solusi pembayaran yang unggul di kawasan Asia.
➡️ Baca Juga: Perusahaan Dihimbau Terapkan WFH Satu Hari dalam Seminggu oleh Menaker Yassierli
➡️ Baca Juga: Suzuki Hentikan Produksi Ignis dan Siapkan SUV Baru Kode Y43 untuk Pasar Indonesia




