slot depo 10k slot depo 10k
Ade Papa RihiBeritakamtibmasPolres Tasikmalaya

Polres Tasikmalaya Gelar Jumat Keliling untuk Mendekatkan Diri kepada Masyarakat

Dalam upaya menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat, Polres Tasikmalaya meluncurkan inisiatif yang dikenal dengan nama Jumat Keliling. Program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat, tetapi juga untuk memperkuat interaksi sosial melalui kegiatan ibadah. Dengan memadukan Salat Jumat dengan aksi sosial yang dikenal sebagai Jumat Berkah, Polres Tasikmalaya berusaha menjalin kedekatan yang lebih erat dengan warga, serta menciptakan rasa aman saat menjalankan ibadah.

Keberadaan Polisi di Tengah Masyarakat

Kegiatan Jumat Keliling dipimpin oleh Kapolres Tasikmalaya, AKBP Ade Papa Rihi, yang mengajak jajaran kepolisian untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Ini menjadi kesempatan bagi Polisi untuk membangun komunikasi yang lebih baik dan mendengarkan aspirasi serta kebutuhan warga. Keberadaan polisi di lingkungan masyarakat diharapkan dapat menciptakan rasa aman dan nyaman, terutama saat warga melaksanakan ibadah.

Dalam kegiatan ini, Kapolres didampingi oleh Wakapolres Tasikmalaya, Kompol Asep Muslihat S, serta pejabat utama lainnya dan anggota kepolisian. Mereka bersama-sama mengikuti ibadah Salat Jumat dan memastikan bahwa situasi di sekitar lokasi tetap kondusif dan tertib. Dengan kehadiran mereka, masyarakat merasa lebih tenang dan terjamin saat melaksanakan ibadah.

Persiapan dan Pelaksanaan Kegiatan

Jumat Keliling dimulai sekitar pukul 11.30 WIB, saat kebanyakan orang bersiap untuk melaksanakan Salat Jumat. Personel kepolisian tidak hanya berfokus pada ibadah, tetapi juga melakukan pengawasan untuk menjaga keamanan di lokasi. Ini menunjukkan bahwa tanggung jawab kepolisian tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga mencakup aspek pelayanan kepada masyarakat.

Sementara personel pria melaksanakan Salat Jumat, anggota Polisi Wanita (Polwan) berperan aktif dalam menjaga keamanan. Mereka ditempatkan di Markas Komando Polres Tasikmalaya dan juga mengatur lalu lintas di seputar masjid untuk menghindari kemacetan yang dapat mengganggu jalannya ibadah. Pengaturan lalu lintas ini merupakan bagian penting dari upaya menjaga ketertiban dan keamanan selama kegiatan berlangsung.

Pelayanan yang Mengedepankan Kebutuhan Masyarakat

Bagi Polres Tasikmalaya, pola pengamanan yang diterapkan dalam program Jumat Keliling menjadi bagian integral dari pelayanan publik. Dengan pendekatan yang lebih manusiawi, polisi berusaha menjawab kebutuhan masyarakat akan rasa aman. Kehadiran mereka tidak hanya dirasakan saat ada masalah, tetapi juga dalam momen-momen ibadah yang sakral.

Kapolres Tasikmalaya, AKBP Ade Papa Rihi, menyatakan bahwa tujuan utama dari kehadiran polisi di tengah masyarakat adalah untuk memberikan rasa aman. “Kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk pelayanan langsung yang kami berikan kepada masyarakat. Selain memastikan ibadah berjalan khusyuk, langkah pengamanan ini juga merupakan upaya antisipasi terhadap potensi tindak kejahatan, seperti pencurian, perampokan, dan pencurian kendaraan bermotor,” ungkapnya.

Pentingnya Komunikasi dengan Warga

Pendekatan yang dilakukan oleh Polres Tasikmalaya melalui program Jumat Keliling sangat penting dalam membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat. Melalui interaksi langsung, polisi dapat mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini dan memberikan solusi yang tepat. Ini adalah langkah proaktif untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman.

Program Jumat Keliling dan Jumat Berkah tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, tetapi juga berusaha memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Ketika polisi hadir di ruang publik, mereka membuka saluran komunikasi yang lebih baik, memungkinkan masyarakat untuk berbagi masalah dan mencari solusi bersama. Dengan cara ini, keamanan dapat menjadi tanggung jawab bersama yang dibangun melalui kepedulian dan saling pengertian.

Menciptakan Pemberdayaan Melalui Kedekatan

Polres Tasikmalaya berupaya menempatkan polisi sebagai mitra yang tidak hanya datang ketika ada masalah, tetapi juga sebagai sosok yang mendengar, melayani, dan memberikan rasa aman. Dengan pendekatan ini, diharapkan polisi bisa lebih dekat dengan masyarakat dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari mereka.

Aktivitas Jumat Keliling ini menjadi contoh nyata bagaimana kepolisian dapat berkontribusi dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Kehadiran mereka di masjid dan ruang publik lainnya merupakan simbol dari komitmen polisi untuk menjaga keamanan dan ketertiban yang diharapkan oleh masyarakat.

Manfaat Jangka Panjang dari Program Ini

Melalui program Jumat Keliling, Polres Tasikmalaya tidak hanya berupaya menciptakan situasi yang aman dalam jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi yang kuat untuk hubungan jangka panjang antara polisi dan masyarakat. Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari program ini antara lain:

  • Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.
  • Memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara polisi dan warga.
  • Menyediakan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan dan masukan kepada polisi.
  • Mencegah potensi kejahatan melalui kehadiran polisi yang terlihat.
  • Meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Dengan keberhasilan program ini, Polres Tasikmalaya berharap dapat memotivasi instansi kepolisian lainnya untuk mengadopsi pendekatan serupa, sehingga keamanan dan ketertiban masyarakat dapat terjaga dengan lebih baik di seluruh wilayah. Dengan demikian, program Jumat Keliling bukan hanya sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi langkah strategis dalam menciptakan ketentraman dan kedamaian berkelanjutan di masyarakat.

➡️ Baca Juga: Rumah Modular BRIN Tahan Gempa di NTT, Simak Spesifikasinya yang Kokoh dan Unggul

➡️ Baca Juga: Gubernur Pramono Siapkan JGTC ke-50 untuk Diselenggarakan di Lima Wilayah Jakarta

Related Articles

Back to top button