PLN UID Jakarta Raya Luncurkan Akademi Batik Tuli di Rumah Batik Palbatu

Jakarta – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya telah meluncurkan Akademi Batik Tuli’s di Rumah Batik Palbatu, yang berlokasi di Tebet, Jakarta Selatan, pada Kamis, 16 April. Peluncuran ini menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat inklusif. Melalui inisiatif ini, PLN menunjukkan komitmennya untuk memfasilitasi peluang bagi individu difabel, terutama tuna rungu, dalam bidang industri kreatif.

Kemitraan Strategis PLN dan Rumah Batik Palbatu

Program Akademi Batik Tuli’s merupakan langkah maju dari kerjasama yang telah terjalin sejak tahun 2025 antara PLN UID Jakarta Raya dan Rumah Batik Palbatu. Rumah Batik Palbatu tidak hanya berperan sebagai mitra binaan, tetapi juga merupakan anggota aktif dalam Hub UMK Jakarta Raya. Lembaga ini berfungsi sebagai wadah pembinaan untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang didukung PLN, dengan tujuan memperkuat ekonomi kerakyatan di Jakarta.

Dukungan Infrastruktur dan Teknologi

Dalam dua tahun terakhir, dukungan PLN terhadap Rumah Batik Palbatu telah menunjukkan komitmen yang terencana dan berkelanjutan. Pada tahun 2025, PLN memberikan bantuan berupa pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk memastikan bahwa proses produksi batik berjalan dengan cara yang ramah lingkungan. Selain itu, penyediaan mesin laser cutting CNC telah membantu inovasi dalam pembuatan canting cap dari kayu. Memasuki tahun 2026, fokus PLN beralih pada pengembangan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan terstruktur bagi teman difabel, guna mendukung kemandirian dan inklusivitas di masyarakat.

Program Pelatihan untuk Difabel

Akademi Batik Tuli’s ditujukan untuk 30 peserta difabel, dengan prioritas bagi mereka yang memiliki tuna rungu wicara. Program ini bertujuan untuk membekali mereka dengan keterampilan dalam pembuatan batik cap. Selain itu, peserta juga akan dilatih untuk menciptakan produk turunan dari batik, sehingga mereka dapat lebih mandiri dan berdaya dalam ekonomi.

Tujuan dan Harapan Akademi Batik Tuli’s

“Dengan diadakannya Akademi Batik Tuli’s, kami berupaya memberikan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri kreatif saat ini. Kami berharap peserta tidak hanya terampil dalam membatik, tetapi juga memahami aspek estetika desain busana. Akhirnya, mereka akan memperoleh sertifikasi kompetensi skema batik cap yang diakui secara nasional,” jelas Moch. Andy Adchaminoerdin, General Manager PLN UID Jakarta Raya.

Pengakuan atas Keberhasilan Kolaborasi

Keberhasilan kolaborasi antara PLN dan Rumah Batik Palbatu telah mendapatkan pengakuan luas melalui berbagai penghargaan bergengsi. Selama masa pembinaan dari PLN UID Jakarta Raya, Rumah Batik Palbatu berhasil meraih beberapa penghargaan, antara lain Bina Mitra UMKM Awards 2025 (predikat Gold), Nusantara CSR Awards 2025 (predikat Platinum), dan Derap Kerjasama Awards 2025. Penghargaan ini menjadi bukti nyata dari efektivitas program dan dedikasi kedua belah pihak dalam memberdayakan masyarakat.

Makna Nama ‘Tuli’s’

Nama ‘Tuli’s’ mencerminkan semangat teman-teman tuna rungu yang mampu ‘menuliskan’ karya-karya mereka melalui batik. Dengan adanya pendampingan dari Juru Bahasa Isyarat (JBI) dan psikolog, diharapkan para lulusan akademi ini akan memiliki nilai tawar yang tinggi di dunia kerja. Budi Dwi Hariyanto, pendiri Rumah Batik Palbatu, menekankan bahwa dukungan PLN di tahun 2026 semakin memperkuat posisi Rumah Batik Palbatu sebagai pengrajin batik yang ramah disabilitas.

Inspirasi dan Harapan untuk Masa Depan

Melalui sinergi antara PLN UID Jakarta Raya dan Rumah Batik Palbatu, diharapkan dapat menginspirasi banyak pihak bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk mencapai profesionalisme, kemandirian ekonomi, dan pelestarian warisan budaya bangsa. Dengan pelatihan yang tepat, individu difabel dapat menjadi kontributor aktif dalam masyarakat.

Komitmen PLN dalam Pelestarian Budaya

“Dukungan PLN dalam mewujudkan Akademi Batik Tuli’s ini merupakan manifestasi dari komitmen PLN UID Jakarta Raya untuk melestarikan budaya dan menciptakan ekonomi kerakyatan yang inklusif. Kami menyadari pentingnya menciptakan lingkungan yang suportif untuk teman difabel, agar mereka dapat berdaya dan berkontribusi secara maksimal. Akademi Batik Tuli’s hadir untuk menjawab tantangan ini,” ungkap Haris Andika, Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya.

Manfaat Akademi Batik Tuli’s bagi Komunitas

Program ini tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya inklusivitas. Beberapa manfaat yang diharapkan dari Akademi Batik Tuli’s meliputi:

Kesimpulan dari Program Akademi Batik Tuli’s

Akademi Batik Tuli’s menjadi simbol harapan dan peluang bagi individu difabel untuk berkarya. Dengan dukungan yang tepat dan pelatihan yang terstruktur, mereka dapat mencapai potensi maksimal dan berkontribusi pada masyarakat. PLN UID Jakarta Raya dan Rumah Batik Palbatu berkomitmen untuk terus berkolaborasi demi menciptakan lingkungan yang inklusif dan memberdayakan.

➡️ Baca Juga: Strategi Kesehatan Harian untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja Anda

➡️ Baca Juga: Buka Puasa Bersama TNI-Polri: Menhan Sjafrie dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Hadiri Acara Di Lapangan Bhayangkara

Exit mobile version