PLN Siapkan Listrik Andal Tanpa Henti untuk HUT TNI 2026 di Mabes Cilangkap

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang akan digelar pada tahun 2026, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk memastikan pasokan listrik yang andal dan tanpa henti di Markas Besar (Mabes) TNI Cilangkap, Jakarta Timur. Acara yang diharapkan berlangsung secara meriah ini, mencakup berbagai kegiatan, dari upacara resmi hingga parade militer, memerlukan dukungan kelistrikan yang optimal agar semua rangkaian acara dapat berjalan dengan lancar.

Pentingnya Keandalan Listrik dalam Acara Kenegaraan

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menggarisbawahi bahwa menjamin kelancaran pasokan listrik dalam acara kenegaraan adalah prioritas utama. Keandalan layanan listrik tidak hanya penting untuk kenyamanan, tetapi juga untuk menjaga citra profesionalisme dalam penyelenggaraan acara besar seperti HUT TNI.

“Merupakan sebuah kehormatan bagi kami untuk mengawal perayaan nasional sekelas HUT TNI. Kami berkomitmen untuk memastikan sistem dan personel siap sedia sehingga pasokan listrik tetap terjaga selama seluruh kegiatan berlangsung. Dukungan kami terhadap momen bersejarah ini adalah wujud nyata dari pelayanan terbaik yang bisa kami berikan,” ungkap Andy Adcha dengan penuh semangat.

Persiapan Sistem Listrik untuk HUT TNI 2026

Kegiatan yang akan berlangsung di area Mabes TNI Cilangkap membutuhkan pasokan listrik yang terdistribusi di berbagai titik. Beberapa fasilitas yang akan menggunakan listrik antara lain panggung utama, layar LED, area media dan penyiaran, serta fasilitas untuk tamu VIP. Untuk memastikan tidak ada gangguan, PLN telah menyiapkan sistem pengamanan berlapis.

Implementasi Sistem Cadangan Listrik

PLN memanfaatkan alat penyimpan daya otomatis atau Uninterruptible Power Supply (UPS) dengan kapasitas 300 kVA dan 500 kVA. Alat ini berfungsi sebagai sumber daya cadangan, memberikan keandalan tinggi di titik-titik kritis yang membutuhkan pasokan listrik secara terus-menerus.

Monitoring dan Pengawasan Selama Acara

Dalam rangka memastikan pasokan listrik tetap stabil, tim PLN yang ditugaskan di lapangan akan memantau sistem secara menyeluruh dari awal hingga akhir acara. Hal ini penting mengingat lokasi titik-titik kelistrikan yang tersebar.

“Dengan kebutuhan listrik yang tersebar di berbagai lokasi, kesiapan sistem harus dilakukan secara menyeluruh. Kami menyiapkan pasokan utama dan cadangan serta melakukan pemantauan secara real-time untuk memastikan semua fasilitas beroperasi dengan optimal selama acara,” jelas Andy Adcha.

Personel Siaga untuk Menjamin Kelancaran

PLN UID Jakarta Raya juga telah menyiagakan tim khusus di lokasi untuk memantau kondisi kelistrikan secara intensif. Pengawasan ini dilakukan dari tahap persiapan hingga puncak perayaan HUT TNI selesai. Dukungan yang diberikan bertujuan untuk memastikan semua agenda kenegaraan di Jakarta berjalan sukses melalui infrastruktur listrik yang handal.

Profil PLN UID Jakarta Raya

PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya merupakan salah satu unit di bawah PT PLN (Persero) yang berfokus pada pendistribusian listrik hingga ke pelanggan. Dalam menjalankan misi ini, PLN mengusung agenda transformasi dengan aspirasi untuk menjadi lebih hijau, ramping, inovatif, dan berorientasi pada pelanggan, demi menghadirkan listrik untuk kehidupan yang lebih baik.

PLN UID Jakarta Raya mendukung program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan meluncurkan Jakarta Smart Electricity (JSE) 3.0 yang terdiri dari enam pilar utama:

Dengan berbagai inisiatif tersebut, PLN berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan pasokan listrik yang andal bagi seluruh masyarakat, termasuk dalam perayaan HUT TNI yang akan datang.

➡️ Baca Juga: Strain Baru Ebola Kongo Mengakibatkan 41 Korban Jiwa dalam Satu Hari

➡️ Baca Juga: Kasus Bayi Hilang di RSHS Belum Selesai, Kuasa Hukum Korban Tolak Kesepakatan Damai

Exit mobile version