Meningkatkan Riset dan Pengembangan Kampus PTMA di UMS melalui Penguatan Indeksaintek

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) telah menjadi pusat perhatian Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek), terutama dalam hal pengembangan riset dan kerjasama akses jurnal internasional. Pertumbuhan yang signifikan ditunjukkan oleh UMS telah menjadi inspirasi bagi institusi lainnya untuk mengadopsi pendekatan yang sama dalam menghasilkan riset yang berdampak luas. Penguatan indeksaintek di UMS menjadi salah satu upaya penting dalam mendorong pertumbuhan universitas ini.
Pertemuan Strategis antara Kemendiktisaintek dan UMS
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Brian Yuliarto, melakukan kunjungan ke UMS pada tanggal 11 Maret 2026. Kunjungan ini memberikan kesempatan bagi kedua belah pihak untuk menjajaki berbagai peluang kolaborasi, termasuk pengembangan riset dan kerjasama akses jurnal internasional. Brian menegaskan bahwa pemerintah akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan ini.
UMS: Perguruan Tinggi yang Progresif
Brian Yuliarto memberikan penilaian positif terhadap UMS, dengan menggambarkannya sebagai perguruan tinggi yang progresif. Dia berharap UMS dapat terus melanjutkan berbagai risetnya, yang menurutnya telah menunjukkan perkembangan signifikan.
Pengembangan Riset yang Berorientasi Hilirisasi dan Nilai Komersialisasi
Rektor UMS, Harun Joko Prayitno, menjelaskan bahwa kunjungan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi ke UMS merupakan tindak lanjut dari diskusi sebelumnya mengenai pengembangan riset yang berorientasi pada hilirisasi dan nilai komersialisasi. Brian Yuliarto, yang pernah memberikan berbagai gagasan terkait penguatan riset berbasis hilirisasi sebelum menjabat sebagai menteri, diundang secara khusus oleh UMS untuk memberikan insight lebih lanjut tentang pengembangan riset ini.
Arah Pengembangan Universitas UMS Ke Depan
UMS telah merumuskan arah pengembangan universitas untuk masa depan, meliputi penguatan akademik, pengembangan kelembagaan, peningkatan kualitas riset dan pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan reputasi institusi. Dalam rangka penguatan indeksaintek di UMS, universitas ini terus memperluas jejaring pendidikan melalui pengembangan kampus sister di berbagai daerah.
Pengembangan Kampus Sister UMS
Harun Joko Prayitno, Rektor UMS, mengungkapkan bahwa UMS saat ini telah memiliki sister campus di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT). Ke depan, UMS merencanakan pengembangan kampus baru di Bali dengan nama Universitas Bali Internasional Muhammadiyah, serta pendirian kampus di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Dukungan Pemerintah terhadap Pengembangan UMS
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Brian Yuliarto, memberikan dukungan penuh terhadap arah pengembangan UMS. Dia memberikan apresiasi atas langkah pengembangan tersebut dan berkomitmen mendukung peluncuran jaringan sister campus Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) di berbagai wilayah Indonesia.
Semua upaya ini merupakan bagian dari strategi penguatan indeksaintek di UMS, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas riset dan pengabdian kepada masyarakat, serta membuka peluang kolaborasi lebih luas dengan berbagai institusi pendidikan tinggi lainnya.
➡️ Baca Juga: Optimalisasi Rute Baru Bandara Samarinda untuk Kelancaran Mudik Lebaran
➡️ Baca Juga: Eksplorasi Basilica Cistern: Mengungkap Waduk Megah Warisan Bizantium di Turki



