Mahasiswi Sulsel Raih Prestasi di Program Pengembangan Talenta Digital Telkomsel 2026

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, prestasi mahasiswi asal Sulawesi Selatan patut mendapatkan sorotan. Andi Alya Inar Putri, mahasiswi dari Universitas Hasanuddin, baru-baru ini dinobatkan sebagai Best Hustler dalam Program IndonesiaNEXT 2026 yang diselenggarakan oleh PT Telkomsel. Selain itu, Nur Hisma dari Universitas Negeri Makassar berhasil menembus Top 24 talenta digital terbaik tingkat nasional. Ini adalah pencapaian yang menunjukkan bahwa prestasi mahasiswi Sulsel dapat bersaing di level nasional.

Pengakuan Talenta Digital dari Sulawesi Selatan

Penghargaan Best Hustler IndonesiaNEXT 2026 diberikan dalam program pengembangan talenta digital yang diinisiasi oleh Telkomsel. Hal ini menjadi bukti bahwa mahasiswa dari Sulawesi Selatan tidak hanya memiliki potensi, tetapi juga kemampuan untuk berkontribusi dalam ekosistem digital Indonesia.

Manager Mobile Consumer GTM and Channel Partnership Telkomsel Region Sulawesi, Magdalena Irawati Ovi, menyampaikan, “Kami bangga mahasiswa dari Sulawesi Selatan mampu bersaing dan menunjukkan kompetensinya di tingkat nasional.” Pernyataan ini mencerminkan optimismenya terhadap kemampuan anak muda dalam menghadapi tantangan industri digital.

Peluang dan Potensi di Era Digital

Pencapaian Andi Alya Inar Putri dan Nur Hisma membuktikan bahwa talenta digital di Sulawesi memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam perkembangan digital di Indonesia. Program ini tidak hanya fokus pada pengembangan keterampilan, tetapi juga membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan pengalaman yang relevan.

Fokus Program: AI Driven Digital Talents

Dengan mengusung tema “AI Driven Digital Talents”, program ini dirancang untuk memberikan mahasiswa pengetahuan mengenai kecerdasan buatan (AI), pengalaman industri, dan kolaborasi antar disiplin ilmu. Ini bertujuan untuk menciptakan solusi digital yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.

Melalui program ini, Telkomsel berharap dapat membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam memajukan Indonesia. Dengan memberikan layanan yang sepenuh hati, mereka berharap bahwa inisiatif ini dapat menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

Partisipasi Peserta dan Tahapan Seleksi

Sejak dimulainya program IndonesiaNEXT pada bulan April 2026, sebanyak 8.916 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia berpartisipasi. Proses seleksi yang dilakukan meliputi pelatihan, sertifikasi kompetensi, hingga digital hackathon, yang bertujuan untuk menemukan 24 talenta digital terbaik, yang dibagi ke dalam delapan tim dengan peran yang berbeda.

Peran dalam Pengembangan Produk Digital

Setiap tim dalam program ini terdiri dari tiga peran utama dalam pengembangan produk digital: Hacker, yang berfungsi sebagai pengembang teknologi; Hipster, yang bertugas merancang pengalaman pengguna; dan Hustler, yang bertanggung jawab atas pengelolaan produk serta model keberlanjutan. Pembagian peran ini penting untuk menciptakan kolaborasi yang efektif dalam menghasilkan solusi inovatif.

Persiapan Menuju IndonesiaNEXT Summit 2026

Menuju IndonesiaNEXT Summit, peserta mengikuti offline bootcamp yang dilakukan pada 1-3 September 2026. Dalam bootcamp ini, mereka mempelajari berbagai aspek mengenai ekosistem AI Telkomsel, proses pengembangan produk, kolaborasi antar peran, etika profesional, perlindungan data, dan teknik presentasi. Ini adalah kesempatan bagi mereka untuk melihat langsung lingkungan kerja di industri teknologi.

Presentasi Solusi Inovatif

Pada IndonesiaNEXT Summit 2026, delapan tim terbaik mempresentasikan solusi yang telah mereka kembangkan. Penilaian dilakukan berdasarkan pemahaman masalah, kebutuhan pengguna, kualitas purwarupa, serta kelayakan penerapan dan keberlanjutan solusi yang diusulkan. Ini menjadi ajang bagi mereka untuk menunjukkan kompetensi dan kreativitas di hadapan juri.

Di antara sembilan finalis terbaik, terdiri dari tiga Hacker, tiga Hipster, dan tiga Hustler, mereka mempresentasikan kontribusi, kepemimpinan, serta pandangan mereka tentang masa depan teknologi di Indonesia. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa prestasi mahasiswi Sulsel mampu bersaing di tingkat nasional.

Solusi yang Diajukan oleh Finalis

Solusi yang diusulkan oleh para finalis mengangkat berbagai isu yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Beberapa tema yang diangkat antara lain:

Inisiatif-inisiatif ini tidak hanya relevan tetapi juga menunjukkan bagaimana teknologi dapat digunakan untuk menjawab tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini.

Dengan prestasi yang diraih oleh Andi Alya Inar Putri dan Nur Hisma, jelas bahwa potensi mahasiswa Sulawesi Selatan dalam bidang digital tidak dapat dipandang sebelah mata. Mereka telah membuktikan bahwa dengan bimbingan yang tepat dan kesempatan yang diberikan, talenta lokal dapat bersinar dan berkontribusi dalam membangun masa depan digital Indonesia.

➡️ Baca Juga: Jungwon Enhypen Mengungkapkan Ketertarikan pada “Furab”, Dapatkan Penjelasan dari Netizen

➡️ Baca Juga: Cat Spider Tampilkan Keberagaman Budaya Nusantara di IMX 2026 dengan Memukau

Exit mobile version