slot depo 10k slot depo 10k
Megapolitan

Lebaran Betawi Cipayung Tingkatkan Omzet UMKM hingga Rp57,3 Juta dan Dorong Ekonomi Lokal

Jakarta – Perhelatan Lebaran Betawi yang berlangsung di Agro Wisata Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, berhasil memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Kegiatan bazar yang diadakan pada 18 hingga 19 April 2026 ini mencatatkan omzet yang mengesankan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan total penjualan mencapai Rp57,3 juta.

Omzet Signifikan untuk UMKM

Kepala Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Timur, Andi Ahmad Refi, mengungkapkan bahwa selama dua hari pelaksanaan bazar, kontribusi penjualan dari para pelaku UMKM sangat memuaskan. “Total penjualan dari semua peserta bazar mencapai Rp57,3 juta,” ujarnya pada Senin (20/4).

Partisipasi Pelaku UMKM

Capaian omzet yang mengesankan ini melibatkan 36 Jakpreneur yang berpartisipasi dalam acara tahunan tersebut. Keikutsertaan pelaku UMKM ini menunjukkan komitmen mereka untuk memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat luas.

Sektor Kuliner Mendominasi

Refi menambahkan bahwa sektor kuliner menjadi penyumbang terbesar dalam pencapaian omzet tersebut. Tingginya minat pengunjung terhadap makanan khas Betawi menjadi faktor utama yang mendorong penjualan. “Penjualan tertinggi berasal dari sektor kuliner yang sangat diminati oleh pengunjung Lebaran Betawi Cipayung,” jelasnya.

Keanekaragaman Produk yang Ditawarkan

Bazar ini menampilkan beragam produk yang menarik perhatian masyarakat, mulai dari makanan khas hingga kerajinan tangan, aksesoris, dan busana. Keberagaman produk ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang datang untuk meramaikan acara.

  • Makanan khas Betawi
  • Kerajinan tangan lokal
  • Aksesoris unik
  • Busana tradisional
  • Produk pertanian

Pelaku Usaha Berprestasi

Dalam dua hari acara, salah satu pelaku usaha yang mencatatkan omzet tertinggi adalah Deanita Novianti dari usaha Buna Rara. Usaha ini berhasil meraih penjualan mencapai Rp3,6 juta, menunjukkan potensi besar yang dimiliki oleh UMKM lokal.

Pembinaan oleh Berbagai Sektor

Refi menjelaskan bahwa para peserta bazar terdiri dari Jakpreneur yang dibina oleh berbagai sektor di wilayah Kecamatan Cipayung. Sebanyak 24 peserta berasal dari Sudin PPKUKM, sementara dua peserta dari Sudin Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP). Selain itu, terdapat satu peserta dari masing-masing Sudin Kebudayaan, Sudin Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Sudin PPAPP, dan Sudin Sosial.

Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Kegiatan bazar ini dianggap sebagai sarana yang efektif untuk memperkenalkan produk UMKM kepada masyarakat. Refi berharap acara seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya pada momentum Lebaran Betawi, tetapi juga dalam berbagai event lainnya. Dengan demikian, produk-produk UMKM dapat dikenal lebih luas dan ikut serta dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Antusiasme Masyarakat

Antusiasme masyarakat terhadap acara Lebaran Betawi Cipayung terlihat jelas dari banyaknya pengunjung yang hadir. Selain bazar UMKM, acara ini juga dimeriahkan oleh berbagai pertunjukan seni tradisional Betawi, seperti gambang kromong dan lenong. Pertunjukan ini tidak hanya menambah keseruan, tetapi juga memperkenalkan budaya Betawi kepada generasi muda.

Kesimpulan

Lebaran Betawi Cipayung tidak hanya sekadar perayaan, tetapi juga menjadi momentum penting dalam meningkatkan omzet UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan dukungan yang berkelanjutan dari pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan kegiatan serupa dapat terus diadakan untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan produk lokal kepada masyarakat luas.

➡️ Baca Juga: Berita Olahraga Terbaru: Analisis Jadwal Padat dan Rotasi Skuad Tim Teratas

➡️ Baca Juga: Panduan Lengkap Memeriksa Sistem Rem Mobil Suzuki Sebelum Mudik untuk Keamanan Berkendara Anda

Related Articles

Back to top button