Halo Pengunjung

Salah satu alasan kucing jantan perlu disteril

  • 0 Jawaban
  • 2 Dilihat
*

Bezimeni ID

  • *****
  • 315
  • +0/-0
    • Lihat Profil
    • Laundry Indonesia
  • Facebook: https://www.facebook.com/laundryblogger
Salah satu alasan kucing jantan perlu disteril
« pada: Mei 17, 2019, 09:59:15 AM »
Awal bulan Agustus 2016, kucing betina saya, Piki, dikawini jantan gondrong yang datang entah dari mana. Si jantan tiba-tiba saja sudah berkeliaran di lingkungan rumah saya. Sekarang sudah tidak terlihat lagi. Tipikal jantan birahi memang begitu, berkelana hingga beberapa kilometer untuk mencari betina. Untungnya Piki sudah steril. Jika tidak, entah bagaimana nasibnya, badan kecil harus hamil dengan bibit pejantan berbadan besar.

Beberapa bulan sebelumnya, suami saya menemukan bangkai kucing yang sudah tidak bisa dikenali lagi, tinggal sisa bulu, tulang, sisa2 daging berbau busuk menyengat dan warna ujung ekor yang masih jelas di sekitar rumah kami. Saya ingat-ingat lagi, memang ada kucing betina feral berbadan mungil yang sedang hamil pertama kali. Feral, karena tidak bisa didekati apalagi dipegang. Dan saya tahu juga ada kucing garong ganas (jantan alfa, dan tidak bisa ditangkap untuk disteril) campuran ras yang berbadan besar dan berbulu pendek.

Dugaan saya, si betina feral dikawini si garong ganas. Tiba saatnya melahirkan, si feral menyendiri, tidak berani mendekati manusia untuk minta pertolongan. Tak terbayang bagaimana penderitaannya harus melahirkan bayi-bayi besar padahal tubuhnya sendiri mungil. 😭😭😭😭 Hingga akhirnya sisa2 jasadnya yang sudah tidak berbentuk ditemukan suami saya. 😭😭😭😭

Kejadian lain, beberapa tahun sebelumnya, anak kucing saya (sekitar 3 bulanan) dikawini kucing stray saat kami tidak di rumah. Di umur 4 bulanan pendarahan. Di pagi hari saat si kucing akan dibawa untuk USG, qadarallah dia terlindas taksi di depan rumah. 😭😭

Ada lagi saya pernah baca di salah satu grup penyayang kucing. Anak kucing diperkosa kucing jantan dewasa. Akibatnya, ada perlukaan di mulut rahimnya dan si kucing terkena pyometra atau infeksi rahim. Ketahuan pyometra saat disteril. Dokter hewannya sampai heran karena kucingnya masih termasuk muda tapi sudah terkena infeksi rahim.

Pyometra lazim terjadi pada kucing betina tua akibat sering melahirkan. Kucing yang diberi suntik/pil KB juga berpeluang besar terkena pyometra. Birahi tidak tuntas (tidak terjadi pembuahan atau si kucing tidak sampai kawin karena tidak dibiarkan kawin) juga menjadi pemicu pyometra. Ukuran rahim kucing normal itu sebesar pensil. Ukuran rahim kucing pyometra bisa puluhan kali lipat besarnya rahim normal akibat berisi nanah. Bahkan ada yang beratnya lebih dari 2 kg.

Operasi pyometra lebih rumit dan lebih mahal daripada operasi steril biasa. Operasi steril biasa dilakukan dalam kondisi kucing yang sehat. Sedangkan operasi pyometra dilakukan karena darurat, pilihannya mati perlahan atau operasi. Pencegahan pyometra hanya dengan steril.

Tujuan utama mensterilkan kucing adalah untuk pengendalian populasi. Cerita di atas adalah salah satu alasan kenapa kucing jantan perlu disteril. Yaitu agar tidak mendzalimi kucing-kucing di luar sana. Ingat, kucing betina bisa hamil karena ada kucing jantan yang mengawininya.

Depok, Agustus 2016.
Tulisan ini (versi kurang rapinya) pernah saya publikasikan di salah satu grup penyayang kucing.

<><><><><><><><><><><><><><>

Legenda (biar kayak di atlas):

Kucing stray: kucing jalanan yang banyak berkeliaran di sekitar manusia. Mereka bisa didekati dan dipegang manusia. Asal kucing stray bisa dr kucing peliharaan yang dibuang/terbuang atau tersesat saat mencari pasangan/teritori baru. Atau mereka lahir di jalanan dari induk yang awalnya kucing peliharaan lalu dibuang. Atau kucing feral yang berhasil dijinakkan, misalnya karena rutin diberi makan.

Kucing feral: kucing jalanan yang benar-benar liar, tidak bisa didekati apalagi ditangkap. Asal kucing feral dari kucing stray.

Kucing jantan alfa/alpha male: kucing jantan dominan. Biasanya jadi biang kerok. Kucing ini menyerang kucing mana saja, tidak peduli apakah yang dia serang kucing jantan dewasa, betina bahkan kucing kecil.

Sterilisasi kucing/spay (betina)/neuter (jantan): pemandulan peanen yang dilakukan dokter hewan melalui prosedur operasi. Pada jantan, yang diangkat adalah testisnya (pabrik spermanya), penisnya masih ada. Istilahnya kastrasi. Pada betina, yang diangkat rahim dan indung telurnya (ovariohysterectomy/OH). Walau ada metode steril yang lain, yang terbaik adalah kastrasi dan OH.(Donna Ardiani)
Domain forsale www.indolaundry.com