Halo Pengunjung

Mandi daun bidara, cara meruqyah sendiri

  • 0 Jawaban
  • 1 Dilihat
*

Bezimeni ID

  • *****
  • 315
  • +0/-0
    • Lihat Profil
    • Laundry Indonesia
  • Facebook: https://www.facebook.com/laundryblogger
Mandi daun bidara, cara meruqyah sendiri
« pada: Mei 14, 2019, 07:02:40 PM »
Mandi daun bidara.

Mandi pakai daun bidara? Ngga salah tuh?

Setahun yang lalu pernah saya coba, mandi pakai daun itu. Tentunya setelah di ruqyah terlebih dahulu.

Awalnya saya meruqyah rumah, sengaja memakai ember besar agar ada sisa air untuk saya mandi. Ruqyah rumah ini tidak sembarangan Pak, Bu, Om, Tante. Ada syaratnya. Kalau bisa pakai daun bidara segar yang sudah ditumbuk diantara 2 batu ( seperti yang pernah dicontohkan oleh Rosulullah ). Kemudian di larutkan kedalam wadah air sambil diaduk dan dibacakan ayat-ayat ruqyah. Lalu masukkan kedalam semprotan air dan semprotkan ke seluruh ruangan (bagian pinggir plafon)

Ajaibnya, setelah diruqyah rumah selama 7 hari berturut-turut cicak beserta kawanannya hilang entah kemana. Baik, balik lagi ke mandi daun bidara ya. Nah setelah meruqyah rumah selesai dan masih ada sisa air. Usahakan mandinya jangan di kamar mandi. Siram dari kepala sambil dibacakan ayat kursy dan rasakan sensasinya.

Saya mempunyai keluhan tengkuk sering berat, kepala pusing, susah tidur. Ketika sedang proses mengguyur di bagian tengkuk ( ini dilakukan oleh paksu ) saya merasakan ada yang jalan dari tengkuk ke kepala atas dan itu terus menerus. Lakukan penyiraman ini hingga rasa tersebut hilang ya. Nah, setelah mandi badan jangan disiram air lagi. Diamkan sampai mengering dengan sendirinya lalu handuki tipis-tipis.

Setelah maghrib, badan saya rasanya remuk, ga bisa tidur. Sakit semua dari ujung kaki hingga kepala, tak berhenti saya mengucap istighfar, takbir dan dzikir karena baru sekali itu saya merasakan sakit seperti itu. Rasa sakit itu mulai hilang pas tengah malam, berganti dengan rasa lelah dan lemas karena saking menahan rasa sakitnya. Alhamdulillah keesokan harinya badan saya fit dan keluhan yang diatas tersebut hilang hingga sekarang. Ada baiknya mandi bidara untuk proses ruqyah mandiri (khusus orang-orang yang mempunyai "gangguan jin")

Proses ruqyah inipun diusahakan harus ditemani oleh orang yang mengerti prosesnya agar tidak kaget karena tak jarang pula, reaksi yang ditimbulkan bisa lebih dari yang saya alami.

Dan satu lagi, diusahakan setiap rumah menanam pohon bidara karena selain untuk meruqyah, daun ini juga bisa untuk memandikan jenazah.

Inilah sebagian kisah nyata saya dalam menjalani proses ruqyah mandiri. (NaThalia RisKiā€Ž)
Domain forsale www.indolaundry.com