Halo Pengunjung

Tentang Blokir di Media Sosial

  • 0 Jawaban
  • 12 Dilihat
*

Bezimeni ID

  • *****
  • 363
  • +0/-0
    • Lihat Profil
    • Laundry Indonesia
  • Facebook: https://www.facebook.com/laundryblogger
Tentang Blokir di Media Sosial
« pada: Juli 12, 2019, 09:21:40 PM »
Tentang Blokir di Media Sosial

Pernah memblokir seseorang? Apa alasannya? Bukankah masih ada fasilitas unfollow atau unfriend? Kenapa harus blokir sih, seekstrim itu kah sampai harus di blokir? Banyak yang mengeluhkan saat dirinya di blokir teman, juga banyak yang masih bimbang apa saya salah dan dosa ketika memblokir teman?

Ini sederet alasan yang saya dengar dari beberapa teman, kenapa mereka sampai memblokir temannya.

1. Karena dia ini menganggu, sampai sering sekali membuat fitnah atau kirim pesan yang tak mengenakan. Orang ingin ketenangan hidup, makanya lebih baik di blokir.

2. Sering komen nyeleneh, atau ngajak debat ga bermutu.

3. Sering buat status mengancam dan sebut-sebut nama kita.
 4. Sering sebar berita hoax

Sebenarnya jika kita tak nyaman dengan seseorang di media sosial, memang cukup dengan unfollow atau unfriend. Tapi, jika hanya unfollow ... dia tetap bisa melihat status kita dan dia ini bisa komen nyeleneh itu. Di unfriend pun dia masih bisa stalking juga kirim pesan yang intinya mengganggu.

Kalau tak menganggu sih tak masalah, tapi jika sudah taraf mengganggu memang baiknya di blokir saja. Tak mengapa.

 Apa kita bisa disebut memutuskan silaturahmi ketika kita memblokir? Tidak ... ya, semua orang berhak memiliki kenyamanan. Jangankan di dunia maya, di dunia nyata pun, jika ada teman yang memiliki perangai buruk dan selalu memancing emosi atau kebencian, kita berhak kok menghindarinya.

Lalu, karena dampak diblokir, di dunia nyata pun dia jadi tak mau lagi kenal dengan kita? Itu urusan dia ya, tak usah banyak dipikirkan. Kalau dia tak mau kenal dengan kita, ya biarkan saja.

Tak ada orang yang berani melarang kok atas kenyamanan hidup kita sendiri. Kita pun memblokir bukan tanpa alasan. Karena sudah taraf mengganggu. Itu saja. Dia tak terima? Harusnya bisa introspeksi diri.

 Kalau dia tak terima di blokir, ya blokir lagi saja kita, Impas kan? Bukan menyulut genderang permusuhan ya, tapi tak usahlah banyak dipermasalahkan tetek bengek soal dunia maya itu. Fokuslah dengan dunia nyata kita. Fokuslah berkarya. Lupakan orang-orang yang julid, iri dan dengki.

Dulu, sebelum ada dunia maya ini, rasanya tenang-tenang saja. Sekarang kenapa jadi tambah runyam? Karena selalu di ambil pusing. Orang mau blokir kita atau tidak, tak usah banyak di ambil hati.

Kita mau blokir orang juga bebas kalau memang itu membuat kita nyaman. Santai lah bermain medsos ini. Nikmati saja hidup kita ini yang hanya satu kali. Jangan terlalu banyak memikirkan hal-hal yang tak penting.

Ingat saja :
 Kita di blokir, introspeksi diri.
 Kita memblokir karena ada alasan kuat yang membuat kita tak nyaman ketika membuka beranda medsos sendiri.
 Itu saja.(yanti)
Jual peralatan dan perlengkapan laundry 085773009666