CPNS 2026: Informasi Terbaru Pembukaan dari BKN per 23 September 2023

Jakarta – Pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 menjadi topik hangat di kalangan masyarakat. Banyak yang menantikan informasi terbaru dari pemerintah mengenai hal ini. Namun, penting untuk diingat bahwa hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi mengenai pembukaan seleksi CPNS umum untuk tahun tersebut. Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menegaskan bahwa informasi terkait rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk CPNS, hanya dapat dianggap resmi apabila diumumkan melalui saluran resmi pemerintah dan portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN). Mari kita simak perkembangan terbaru mengenai seleksi CPNS 2026 berdasarkan informasi dari Kementerian PANRB dan BKN SSCASN.
Kapan CPNS 2026 Dibuka?
BKN mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap informasi yang beredar di media sosial mengenai pembukaan seleksi CPNS 2026. Sampai saat ini, belum ada pengumuman resmi mengenai pembukaan seleksi CPNS 2026. Proses pengadaan ASN harus melalui beberapa tahapan, termasuk penetapan kebutuhan nasional, persetujuan formasi, dan pengumuman resmi di portal pemerintah. BKN juga menginformasikan bahwa poster yang menyatakan pendaftaran CPNS 2026 telah dibuka pada 4 Juni 2026 adalah hoaks. Masyarakat disarankan untuk hanya mempercayai informasi yang berasal dari saluran resmi pemerintah serta portal SSCASN.
Informasi terkait tanggal pembukaan, jumlah formasi, dan instansi yang akan membuka CPNS 2026 sebaiknya tidak diandalkan jika belum diumumkan melalui saluran resmi pemerintah. Oleh karena itu, sangat penting bagi calon pelamar untuk selalu memastikan keaslian informasi yang mereka terima.
CPNS 2026 Melalui Jalur Sekolah Kedinasan
Walaupun belum ada pengumuman mengenai CPNS umum, pemerintah telah menetapkan kebutuhan sebanyak 4.770 CPNS melalui jalur Sekolah Kedinasan untuk tahun 2026. Sebanyak sembilan instansi akan membuka formasi sekolah kedinasan, yang terdiri dari:
- Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN): 1.410 formasi
- 22 sekolah kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan: 891 formasi
- Politeknik Keuangan Negara STAN: 1.000 formasi
- Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN): 50 formasi
- Politeknik Statistika STIS: 564 formasi
- Politeknik Pengayoman Indonesia: 250 formasi
- Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan: 375 formasi
- Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika: 130 formasi
- Sekolah Tinggi Intelijen Negara: 100 formasi
Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Sekolah Kedinasan 2026
Seleksi untuk Sekolah Kedinasan 2026 sudah dimulai, dan saat ini memasuki tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Kementerian PANRB telah menetapkan pelaksanaan SKD mulai tanggal 22 September 2026. Berdasarkan Keputusan Menteri PANRB Nomor 406 Tahun 2026, materi SKD dibagi menjadi tiga kelompok utama yang harus dipelajari oleh setiap peserta. Ketiga materi tersebut adalah:
- Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
- Tes Intelegensia Umum (TIU)
- Tes Karakteristik Pribadi (TKP)
Pemerintah juga telah menetapkan nilai ambang batas untuk ketiga kelompok materi tersebut, yaitu:
- Tes Wawasan Kebangsaan: 65
- Tes Intelegensia Umum: 80
- Tes Karakteristik Pribadi: 156
Informasi Terkait CPNS Umum 2026
Sampai dengan tanggal 23 September 2026, belum ada pengumuman resmi mengenai pembukaan pendaftaran Seleksi CPNS umum di luar jalur sekolah kedinasan. Oleh karena itu, bagi masyarakat yang menunggu informasi tersebut, sangat disarankan untuk tidak terpengaruh oleh unggahan di media sosial, poster, atau tautan pendaftaran yang tidak berasal dari sumber resmi pemerintah. BKN menegaskan bahwa informasi resmi mengenai seleksi ASN dapat diverifikasi melalui situs resmi BKN, SSCASN, dan laman resmi kementerian atau lembaga terkait.
Bagi Anda yang menunggu pembukaan CPNS 2026, penting untuk selalu memeriksa informasi melalui saluran resmi pemerintah. Hindari mengisi data pribadi atau mengakses tautan pendaftaran sebelum informasi tersebut diumumkan secara resmi.
➡️ Baca Juga: Teknologi Canggih “Otak” Kapal Perang Terbaru Len, Bukti Kemandirian Industri Pertahanan Indonesia
➡️ Baca Juga: Bekasi Targetkan Investasi Mencapai Rp70 Triliun untuk Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan




