slot depo 10k
Ekonomi

Mendorong Pemberdayaan Ekonomi Perempuan melalui G20 EMPOWER: Langkah Penting Menuju Kesetaraan dan Inklusi di Era Global

G20 EMPOWER, sebuah aliansi penting dalam lingkaran G20, kembali menyerukan isu vital tentang kesetaraan gender dalam sektor ekonomi, terutama dalam konteks pemberdayaan ekonomi perempuan sebagai pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dalam rangka memperingati Hari Internasional Perempuan (IWD) 2026, aliansi ini menyoroti berbagai kendala yang masih menghalangi perempuan untuk berpartisipasi sepenuhnya dalam aktivitas ekonomi, mulai dari gap akses ke pembiayaan, kurangnya peran dalam pengambilan keputusan, hingga akses yang terbatas ke ekonomi digital dan pasar inklusif.

Rinawati Prihatiningsih, Co-Chair G20 EMPOWER Indonesia, menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan. Menurutnya, kemitraan yang kuat dan terfokus adalah kunci untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perempuan dalam mengembangkan dan memberikan kontribusi maksimal dalam pembangunan ekonomi. “Aliansi G20 EMPOWER berkomitmen untuk meningkatkan kerjasama antara pemerintah, sektor bisnis, dan jaringan Advokat global dalam mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan yang lebih berdampak, inklusif, dan berkelanjutan,” kata Rinawati dalam pernyataannya.

Aliansi ini berkomitmen untuk tidak hanya berbicara, tetapi juga bertindak untuk menciptakan perubahan yang signifikan. G20 EMPOWER, yang diluncurkan pada tahun 2019, adalah platform strategis yang menjembatani pemerintah dan dunia bisnis dengan tujuan mempercepat implementasi kebijakan yang mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan. Sejak awal pendiriannya, aliansi ini telah aktif mempromosikan kepemimpinan perempuan, kewirausahaan perempuan, dan memperkuat ekosistem bisnis yang lebih inklusif, yang memungkinkan perempuan untuk mengakses sumber daya, peluang, dan dukungan yang mereka butuhkan untuk berkembang.

Pada masa kepemimpinan Indonesia di G20 tahun 2022, isu tentang perempuan pengusaha dan pelaku UMKM mendapat perhatian khusus dan diangkat sebagai bagian penting dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Berbagai inisiatif diluncurkan untuk mendukung tujuan ini, termasuk Best Practice Playbook yang berisi studi kasus dan contoh sukses pemberdayaan ekonomi perempuan, Showcase Women-Led Businesses yang mempromosikan bisnis yang dipimpin oleh perempuan, dan KPI Dashboard G20 EMPOWER yang digunakan untuk mengukur kemajuan dan dampak dari berbagai program dan kebijakan.

Di bawah kepemimpinan Afrika Selatan, G20 EMPOWER mengusung tema “UHURU – Women Building Sustainable Income and Financial Independence,” yang menekankan pentingnya kemandirian ekonomi dan keuangan bagi perempuan. Fokus utama tema ini adalah kepemimpinan perempuan, penguatan usaha milik perempuan dan pengadaan inklusif, serta perluasan inklusi digital dan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics). Rinawati juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam upaya mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan. Menurutnya, kemitraan yang kuat dan terarah adalah kunci untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perempuan untuk berkembang dan berkontribusi secara optimal dalam pembangunan ekonomi. “Aliansi G20 EMPOWER menegaskan kembali komitmennya untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan jejaring Advocates global dalam mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan yang lebih terukur, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Rinawati dalam keterangan resminya. Pernyataan ini menggarisbawahi tekad aliansi untuk tidak hanya berhenti pada wacana, tetapi juga mengambil langkah-langkah konkret untuk mewujudkan perubahan yang signifikan.

➡️ Baca Juga: Hello world!

➡️ Baca Juga: Serangan Kilang Minyak Bahrain dalam Ketegangan AS-Israel-Iran Picu Kekhawatiran Pasar Energi Global

Back to top button