BTR Kalahkan ONIC 2-1 di MPL ID S17 Week 3 dan Akhiri Rekor Tak Terkalahkan

Pertandingan yang sangat dinantikan terjadi dalam MPL ID Season 17 Week 3 Day 2, di mana Bigetron Alpha (BTR) berhasil mengalahkan ONIC dengan skor 2-1. Kemenangan ini bukan hanya sekadar angka, tetapi juga mengakhiri rekor tak terkalahkan ONIC yang telah mencengkeram mereka sejak awal kompetisi. Hal ini menjadi momen bersejarah bagi BTR dan memberikan sinyal kuat bahwa mereka siap kembali bersaing di level tertinggi.
Momentum Baru bagi BTR
Dengan hasil ini, BTR memperoleh momentum baru yang sangat penting untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen. Sementara itu, meskipun mengalami kekalahan pertama, ONIC masih bertahan di puncak klasemen berkat serangkaian performa yang konsisten di pertandingan sebelumnya. Keduanya menunjukkan kualitas permainan yang tinggi, menjadikan duel ini sangat menarik untuk disaksikan.
Game Pertama: Kemenangan Dramatis ONIC
Di game pertama, ketegangan langsung terasa ketika kedua tim bersaing untuk mengamankan Turtle pertama. ONIC berhasil merebut objektif tersebut, tetapi dengan harga yang cukup mahal, karena mereka kehilangan tiga pemain dalam sebuah team fight. Momen ini dimanfaatkan dengan baik oleh BTR yang menerapkan strategi pick-off efektif.
BTR menunjukkan ketangkasan dalam memanfaatkan situasi tersebut dengan mengungguli jumlah kill. Tak hanya itu, mereka juga berhasil mengamankan Turtle kedua dan ketiga, mendominasi jalannya permainan. Namun, ONIC tidak menyerah begitu saja. Mereka berhasil bangkit dengan meraih beberapa kill penting dan akhirnya memenangkan pertempuran di Lord pertama, yang mengubah arah permainan.
Setelah pertempuran yang ketat, ONIC menutup game pertama dengan kemenangan tipis 19-17 dalam waktu 22 menit 29 detik, menegaskan kemampuan mereka untuk bangkit meski dalam tekanan.
Game Kedua: Dominasi BTR yang Kuat
Memasuki game kedua, ONIC berusaha untuk tampil lebih agresif, tetapi BTR tampak lebih siap dan mampu membaca strategi lawan dengan baik. Setelah beberapa kali terlibat dalam team fight, BTR perlahan mulai mengambil alih kendali permainan. Mereka unggul dalam penguasaan objektif, termasuk Turtle dan Lord pertama, meninggalkan ONIC dalam posisi bertahan.
Walaupun ONIC berusaha keras untuk membalikkan keadaan, tekanan yang diberikan oleh BTR sangatlah kuat. Di menit-menit akhir, BTR berhasil memenangkan team fight yang krusial dan langsung mengakhiri permainan. Game kedua berakhir dengan skor mencolok 25-11 dalam waktu 18 menit 51 detik, membuat kedudukan menjadi imbang 1-1 dan memberi harapan baru bagi BTR.
Game Ketiga: Kunci Kemenangan untuk BTR
Pada game penentuan, BTR menunjukkan agresivitas sejak awal dengan berhasil mendapatkan first blood. Mereka terus menekan ONIC dengan strategi pick-off yang terencana dan penguasaan objektif yang baik. BTR berhasil mengamankan Turtle kedua dan ketiga, serta mendominasi pertempuran di Lord.
ONIC tampak kesulitan untuk keluar dari tekanan yang dihadapi. Dalam team fight yang penting, mereka kehilangan banyak pemain, membuat situasi semakin sulit. Di pertarungan Lord kedua, BTR meraih kemenangan telak dan langsung menghancurkan base utama ONIC tanpa perlawanan berarti. Game ketiga berakhir dengan skor 12-4 dalam waktu 15 menit 50 detik, menandai kemenangan penting bagi BTR dan menghentikan rekor tak terkalahkan ONIC.
Statistik Pertandingan
Berdasarkan pertandingan yang berlangsung, berikut adalah beberapa statistik penting yang mencerminkan jalannya pertandingan:
- Total kill: BTR 25, ONIC 36 di game pertama.
- Total kill: BTR 25, ONIC 11 di game kedua.
- Total kill: BTR 12, ONIC 4 di game ketiga.
- Durasi game pertama: 22 menit 29 detik.
- Durasi game kedua: 18 menit 51 detik.
- Durasi game ketiga: 15 menit 50 detik.
Analisis dan Implikasi Kemenangan
Kemenangan ini tentunya memberikan dampak signifikan bagi BTR. Mereka berhasil membuktikan bahwa mereka adalah tim yang tangguh dan dapat bersaing dengan tim-tim papan atas. Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi ONIC untuk memperbaiki strategi dan mentalitas mereka dalam menghadapi tim-tim yang agresif. BTR menunjukkan bahwa dengan kerja sama yang solid dan strategi yang tepat, mereka mampu mengalahkan tim manapun, termasuk ONIC yang sebelumnya tak terkalahkan.
Secara keseluruhan, pertandingan ini memperlihatkan intensitas dan kompetisi yang tinggi dalam MPL ID S17. Penampilan kedua tim menunjukkan bahwa mereka memiliki potensi untuk bersaing di level tertinggi dan membuat penggemar semakin antusias menyaksikan pertandingan-pertandingan berikutnya.
Perspektif ke Depan
Kedepannya, BTR akan berusaha untuk mempertahankan momentum ini dalam pertandingan selanjutnya. Mereka perlu membangun kepercayaan diri dan melanjutkan performa positif ini. Sementara itu, ONIC diharapkan untuk bangkit dari kekalahan ini dan memperbaiki kesalahan yang ada agar tetap bisa bersaing di puncak klasemen.
Dengan kompetisi yang semakin ketat dan banyaknya tim yang memiliki potensi, setiap pertandingan akan menjadi krusial bagi kedua tim. BTR dan ONIC memiliki kesempatan untuk belajar dari pengalaman ini dan meningkatkan kualitas permainan mereka. Dalam dunia esports, tidak ada yang pasti, dan setiap pertandingan bisa menjadi penentu bagi perjalanan menuju puncak.
➡️ Baca Juga: Jimin BTS: Transformasi dari Siswa Tari Menjadi Ikon Global yang Menginspirasi
➡️ Baca Juga: Na Daehoon Marah Anaknya Bertemu Pacar Jule: Kenali Batasan Anda!




